PERAN REGULASI KOPERASI DALAM PENGUATAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI KABUPATEN BERAU: EKOSISTEM MANGROVE SEBAGAI PENUNGGANG RISIKO KEUANGAN

Authors

  • DAWAMI BUCHORI Universitas Muhammadiyah Berau
  • MUSLIMIN MUSLIMIN Universitas Muhammadiyah Berau

Keywords:

Regulasi koperasi, pengembangan UMKM, penyangga keuangan mangrove, teori kelembagaan, SEM-PLS, Kabupaten Berau

Abstract

Studi ini menyelidiki arsitektur regulasi yang mengatur lembaga koperasi dan efek konsekuensialnya terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Indonesia, dengan kontribusi teoretis yang khas: memposisikan kembali ekosistem mangrove tidak hanya sebagai aset lingkungan, tetapi juga sebagai penyangga risiko keuangan fungsional yang secara struktural mengurangi kerentanan perusahaan dan meningkatkan kelayakan koperasi. Menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan Structural Equation Modelling Partial Least Squares (SEM-PLS) dan data yang dikumpulkan dari 214 anggota koperasi dan operator UMKM di enam kecamatan antara tahun 2023 dan 2025, studi ini mengukur efek langsung dari kualitas peraturan, kepatuhan kelembagaan, dan ketahanan ekonomi terkait mangrove terhadap hasil kinerja perusahaan. Hasil menunjukkan bahwa kualitas regulasi kooperatif memberikan efek positif yang signifikan secara statistik terhadap ketahanan keuangan UMKM (koefisien jalur = 0,412, p < 0,001), sedangkan penyangga ekonomi berbasis mangrove secara signifikan memoderasi hubungan ini (koefisien jalur = 0,287, p < 0,01), menegaskan hipotesis kebaruan bahwa aset ekologis pesisir berfungsi sebagai jaminan non-keuangan dalam ekosistem kredit informal. Selain itu, kepatuhan terhadap peraturan memediasi efek kualitas tata kelola pada pertumbuhan perusahaan pada tingkat signifikansi p < 0,05. Temuan ini memperluas teori kelembagaan dan teori pemangku kepentingan ke dalam ekonomi berkembang pesisir, menawarkan mekanisme konseptual baru yang menghubungkan tata kelola lingkungan dengan inklusi keuangan. Studi ini merekomendasikan agar pembuat kebijakan regional mengintegrasikan pelestarian mangrove ke dalam kerangka peraturan koperasi dan skema pembiayaan UMKM sebagai instrumen struktural untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan.

 

References

Atwood, TB, Witt, A., Mayorga, J., Hammill, E., & Sala, E. (2023). Pola global dalam stok karbon tanah mangrove dan pendorong lingkungannya. Perbatasan dalam Hutan dan Perubahan Global, 3, 1-11. https://doi.org/10.3389/ffgc.2020.00025

Barbier, EB (2024). Layanan perlindungan ekosistem mangrove: Tinjauan metode penilaian. Buletin Pencemaran Laut, 109(2), 47-58. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2016.05.079

Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Statistik Usaha Mikro Kecil dan Menengah 2023. Jakarta: BPS Indonesia.

Dang, V. T., & Nguyen, T. H. (2024). Apakah kualitas regulasi koperasi penting? Bukti dari koperasi pertanian Vietnam. Jurnal Studi Pedesaan, 102, 103-117. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2023.06.012

Freeman, R. E. (1984). Manajemen strategis: pendekatan pemangku kepentingan. Penerbitan Pitman.

Rambut, JF, Henseler, J., Ringle, CM, & Sarstedt, M. (2021). Cermin, cermin di dinding: Evaluasi komparatif metode pemodelan persamaan struktural berbasis komposit. Jurnal Akademi Ilmu Pemasaran, 45(5), 616-632. https://doi.org/10.1007/s11747-017-0517-x

Henseler, J., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2015). Kriteria baru untuk menilai validitas diskriminan dalam pemodelan persamaan struktural berbasis varians. Jurnal Akademi Ilmu Pemasaran, 43(1), 115-135. https://doi.org/10.1007/s11747-014-0403-8

Hidayat, S., Muhamad, A. J., & Sari, W. P. (2023). Kualitas tata kelola koperasi dan inklusi keuangan UMKM di Indonesia: Pendekatan pemodelan persamaan struktural. Jurnal Bisnis dan Akuntansi Asia, 16(1), 1-28. https://doi.org/10.22452/ajba.vol16no1.1

Jensen, MC, & Meckling, WH (1976). Teori perusahaan: perilaku manajerial, biaya agen dan struktur kepemilikan. Jurnal Ekonomi Keuangan, 3(4), 305-360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X

Liang, Y., Chen, H., & Xu, Z. (2023). Kualitas regulasi dan keberlanjutan kerja sama: Bukti panel dari ekonomi ASEAN. Pembangunan Dunia, 163, 106-122. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2023.106122

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia. (2024). Laporan inventarisasi mangrove nasional 2024. Jakarta: KLHK Press.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. (2024). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025-2029: Pilar Ekonomi Inklusif. Jakarta: Bappenas.

Muinde, JK, Ogollah, K., & Ngugi, PK (2024). Tata kelola koperasi, audit, dan pertumbuhan pendapatan UMKM di Afrika Sub-Sahara. Jurnal Organisasi dan Manajemen Koperasi, 12(1), 100-113. https://doi.org/10.1016/j.jcom.2023.100113

Narayan, S., Behrens, J., & Beck, M. W. (2024). Hutan mangrove mengurangi biaya ekonomi akibat banjir pesisir. Laporan Ilmiah, 14(1), 1-12. https://doi.org/10.1038/s41598-021-91718-5

Utara, DC (1990). Lembaga, perubahan kelembagaan dan kinerja ekonomi. Cambridge University Press.

Rahman, MA, Islam, MS, & Hassan, M. K. (2024). Modal ekologis dan inklusi keuangan: Bukti dari klaster UMKM pesisir di Asia Tenggara. Ekonomi Ekologi, 217, 107-119. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2024.107119

Scott, W. R. (2014). Institusi dan organisasi: Ide, minat, dan identitas (edisi ke-4). Publikasi SAGE.

Sulistyowati, R., & Firmansyah, F. (2024). Kepatuhan terhadap peraturan, kepercayaan institusional, dan kinerja UMKM: bukti dari koperasi Indonesia. Jurnal Internasional Ekonomi Sosial, 51(3), 412-430. https://doi.org/10.1108/IJSE-06-2023-0432

Widiastuti, T., Mawardi, I., & Fauzi, M. (2023). Kinerja keuangan koperasi syariah dan pemberdayaan UMKM di Indonesia: Analisis regional. Bisnis dan Manajemen yang Meyakinkan, 10(2), 1-19. https://doi.org/10.1080/23311975.2023.2218491

Woolcock, M. (2001). Tempat modal sosial dalam memahami hasil sosial dan ekonomi. Isuma: Jurnal Penelitian Kebijakan Kanada, 2(1), 11-17.

Zhao, L., Wang, P., & Liu, H. (2023). Kualitas tata kelola koperasi pedesaan dan pertumbuhan pendapatan petani: Bukti dari Tiongkok. Tinjauan Ekonomi Pertanian Tiongkok, 15(4), 701-720. https://doi.org/10.1108/CAER-09-2022-0204

Downloads

Published

2026-05-28

How to Cite

BUCHORI, D., & MUSLIMIN, M. (2026). PERAN REGULASI KOPERASI DALAM PENGUATAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI KABUPATEN BERAU: EKOSISTEM MANGROVE SEBAGAI PENUNGGANG RISIKO KEUANGAN. ACCOUNTIA JOURNAL (Accounting Trusted, Inspiring, Authentic Journal), 10(01), 44–54. Retrieved from https://www.jurnal-umberau.com/index.php/accountia/article/view/1150