Arahan Pemanfaatan Situs Cagar Budaya Sebagai Wisata Sejarah Di Kawasan Kota Teluk Bayur

Penulis

  • Hikmal Aditya Akbar
  • Wahyu Atiq Widiantoro
  • Sufriady Syam
  • Ardianti Maya

Kata Kunci:

pemanfaatan, cagar budaya, wisata sejarah

Abstrak

Kota Tua Teluk Bayur di Kabupaten Berau memiliki warisan budaya kolonial yang signifikan, namun pemanfaatannya sebagai destinasi wisata sejarah belum optimal karena keterbatasan informasi, regulasi zonasi, dan integrasi pelestarian. Penelitian ini bertujuan merumuskan arahan strategis pemanfaatan kawasan secara berkelanjutan menggunakan pendekatan mixed-method melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Analisis dilakukan menggunakan metode IFAS-EFAS dan SWOT untuk memetakan faktor internal dan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan kawasan berada pada posisi strategi agresif, yang berarti memiliki kekuatan internal dan peluang besar untuk dikembangkan. Strategi utama meliputi penguatan ekonomi lokal, pelibatan aktif masyarakat melalui Pokdarwis, peningkatan fasilitas informasi, dan pembentukan kelembagaan pelestarian. Keberhasilan pengembangan kawasan ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor dan kesadaran masyarakat terhadap nilai sejarah lokal.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-02-19